Tunggu Sebentar ...

Salah Beli Lensa, Akibat Terlalu Buru-buru ?

Ditulis oleh

Sebelumnya, di curhat kali ini banyak menggunakan istilah kamera, meski hal yang umum. Tapi bagi yang tidak "konsen" ke kamera, tentunya istilah ini bisa bikin bingung, termasuk saya awalnya dan sampai sekarang pun hanya sedikit saya mulai tahu. Ya beberapa hari yang lalu, atau mungkin tepatnya beberapa pekan yang lalu, saya beli lensa. Terlebih dahulu saya membeli adapter lensa yang gunanya diperuntukkan supaya lensa DSLR bisa masuk ke lensa kamera nikon mirrorless saya. Karena berhubung harga adapter lensa merk Nikon tersebut lumayan harganya untuk di kantong, alhasil saya mencari alternatif lain, yaitu adapter manual. Artinya autofocus dan setting lainnya secara manual.

Setelah berhasil membeli adapter manual (bukan merk Nikon). Lalu saya tertarik dengan lensa Yongnuo 50mm f1.8 for Nikon. Lensa ini sebenarnya untuk lensa kamera Nikon yang DSLR. Saya nekat beli karena pengen tahu aja, sepertinya sih bagus kalau dilihat di youtube. Asumsi saya adalah dengan saya udah ada adapter manual-nya, otomatis saya bisa gunakan lensa Yongnuo ini di kamera mirrorless saya.

Saat lensa tersebut saya pasangkan ke adapter, muka ceria saya tak terbendungkan. Dalam hati 'wah mayan nih bisa jepret pake lensa yongnuo'. Meski sebenarnya saya itu ga ada niat pengen beli lensa tersebut. Mendadak aja waktu itu. Pas kebetulan di kantong pas untuk lensa tersebut. Namun, muka berubah jadi rada bingung ketika lensa + adapter tersebut saya pasang di kamera mirrorless saya. Memang masuk dan pas. Tapi yang jadi masalahnya adalah karena lensa tersebut jadi lensa manual, alias setting fokus dan aperture nya manual so saya jadi agak bingung gimana nih cara setting aperture-nya. Karena yang jadi masalah ternyata lensa Yongnuo tersebut tidak punya ring aperture di lensanya.

Buat pastikan, saya tanya ke bagian lensa adapternya di salah satu market place. Ternyata memang benar, tidak bisa digunakan untuk setting aperturenya. Karena memang harus dari body kameranya. Pasalnya, adapter tersebut bukan elektrik, jadi ga bisa konek antara lensa dan body.

Pelajaran sih, next-nya benar-benar harus nyari info yang lebih banyak lagi. Sekarang mulai bingung, antara mau di jual lagi lensa yongnuo tersebut, atau bersabar sampai saya beli adapter nikon asli yang harganya sebenarnya bikin mikir buat di kantong saya. Tapi memang sebenarnya niat juga beli adapter bermerk Nikon tersebut.

Ditumpuk didalam berkas : Berkicau
Yang berkomentar (0)
Setiap komentar yang tampil adalah hasil dari persetujuan Admin

Komentar untuk "Salah Beli Lensa, Akibat Terlalu Buru-buru ?"


Mau dapat tambahan dollar dengan kemampuan desainmu ? ayo salurkan bakat desainmu dengan mengupload desain yang kamu buat dan bisa menghasilkan pendapatanmu jika desain kamu laku terjual di produk teepublic. Klik disini untuk register. Semoga sukses ya