Tunggu Sebentar ...

Pertolongan Di Akhir

Ditulis oleh

Postingan ini dibuat karena barusan nonton film The Mist, sekitar tahun 2007 film tersebut. Salah satu genre film yang saya suka adalah seperti film ini. Film ini singkat cerita bercerita tentang adanya suatu gejala alam, yaitu kota diselimuti kabut. Berawal sebelumnya ada pohon-pohon yang tumbang. Lalu perlahan-lahan kabut menyeliputin setiap daerah, baik perkotaan ataupun berpedesaan.

Seorang bapak mengajak anaknya ke kota untuk berbelanja kebutuhan di supermarket. Disitulah mulai titik awal mencekamnya. Kabut semakin tebal dan tiba-tiba muncul orang berlari dari luar masuk ke dalam supermarket dengan darah yang menetes dari mulutnya. Menurut kesaksiannya ada sesuatu dibalik kabut tersebut yang membunuh banyak orang.

Situasi kota tersebut mati total, tidak ada aktifitas. Komunikasi dan listrikpun mati. Lalu, mereka terperangkap di supermarket dengan orang-orang lainnya yang sedang berbelanja saat itu. Seperti film lainnya, kalau dalam situasi seperti itu pasti ada eleminasi. Singkat cerita, si bapak beserta anaknya dan 3 orang lainnya berhasil selamat untuk keluar menembus kabut tersebut menuju mobil, tentunya menghadapi terlebih dahulu rintangan-rintangan menghadapi makhluk di balik kabut. Dengan niat awal mereka ingin mencari bantuan.

Tapi apa dikata, mereka terkejut saat melewati jalan, ternyata pada hancur semua. Mobil-mobil, tiang listrik, dan lain-lain. Permasalahan lainnya adalah saat bensin mobil mereka habis. Mereka pun berputus asah. Merasa sudah tidak ada lagi jalan untuk selamat. Meski mereka tidak beranggapan itu kegagalan, karena setidaknya mereka sudah berusaha keras untuk mencari bantuan. Kebetulan bapak tersebut memegang pistol, dan mereka pun bersepakat untuk bunuh diri.

Keputusannya, bapak tesebut menembak satu-satu penumpang yang selamat di mobil tersebut, termasuk anaknya sendiri. Giliran dia yang bunuh diri dengan menembakkan pistol di mulutnya. Tapi apa daya, ternyata pulurunya pun habis. Lalu, dia nekat keluar mobilnya, karena dia tahu akan dimangsa makhluk yang di balik kabut tersebut.

Si bapak tersebutpun siap-siap menghadapi kematiannya dengan menjadi mangsa makhluk di balik kabut. Lalu, tiba-tiba ada suara yang berjalan, terasa tanah bergetar. Dia pun semakin merasa makhluk raksasa yang siap memangsanya semakin dekat. Tapi, apa yang terjadi ? ternyata suara getaran tersebut adalah berasal dari Tank dan mobil-mobil truk dari militer yang mendekat sebagai regu penyelamat dan sudah membawa korban selamat lainnya. Disitulah titik dimana dia merasa menyesal telah memutuskan untuk membunuh orang-orang bersamanya di mobil, meski membunuh orang-orang tersebut juga bagian dari kesepakatan dengan orang-orang terebut karena merasa putus asah tidak ada jalan keluar lagi untuk selamat. Bahkan dia keluar mobil pun bagian dari bunuh dirinya supaya dimangsa makhluk dibalik kabut tersebut karena merasa sudah tidak ada harapan lagi untuk selamat dengan kondisi kota hancur lebur seperti itu.

Padahal jarak waktu mereka memutuskan untuk bunuh diri dan pertolongan datang tidaklah lama waktunya. Tapi apa mau dikata, semua sudah terjadi. Dan bapak tesebut tertolong karena peluru di pistolnya habis.

Terlepas dari film itu, terkadang keadaan nyata kita pun pernah atau bahkan sering menghadapkan seperti itu. Bukan perkara ada makhluk raksasa yang membunuh. Tapi, dimana kita merasa lelah dan menyerah senyerah-nyerahnya dengan permasalahan yang ada. Bahkan melakukan hal tidak semestinya. Lalu, tiba-tiba diakhir, muncul titik terang pertolongan. Seakan-akan berkata "coba aja bersabar sedikit lagi, nanti akan ketemu pertolongan".

Ditumpuk didalam berkas : Berkicau
Yang berkomentar (0)
Setiap komentar yang tampil adalah hasil dari persetujuan Admin

Komentar untuk "Pertolongan Di Akhir"


Mau dapat tambahan dollar dengan kemampuan desainmu ? ayo salurkan bakat desainmu dengan mengupload desain yang kamu buat dan bisa menghasilkan pendapatanmu jika desain kamu laku terjual di produk teepublic. Klik disini untuk register. Semoga sukses ya