Tunggu Sebentar ...

Diantara Dua Pilihan

Ditulis oleh

Saat itu aku sedang berjalan-jalan dengan teman-teman. Entah dari mana, aku pun lupa, tapi yang jelas kami sepanjang jalan itu selalu tertawa bahagia. Seakan-akan masalah itu tidak ada. Ya, kami tertawa sepuasnya, lalu aku pun berpikir, apa yang ku tertawakan dengan teman-temanku ini ya? Tapi rasa bahagia dan senang itu justru menutup pikiranku. Yang ku ingat hanya kami tertawa, bahkan aku jadi ingat bahwa kami tak pernah membicarakan apapun.

Setelah kuingat-ingat lebih dalam, akupun ternyata tidak tahu nama teman-temanku ini, herannya, mereka pada tahu namaku. "Yat.." begitu mereka memanggilku. Akupun menoleh, satu persatu aku lihat wajah mereka. Ya, aku pastikan aku tak kenal mereka semua. Tapi herannya lagi, aku merasa sudah kenal sangat lama, tidak ada kecanggungan selayaknya seseorang yang baru kenal dengan orang baru. Dalam hatiku,"sombong sekali aku, sampai tidak kenal teman-temanku, padahal mereka tahu namaku"

Tiba-tiba, entah kenapa, setingan tempat lokasi saat kami berjalan itu berubah total. Aku sekarang berada di tanah lapang yang luas. Sangat luas, bahkan aku sendiri tidak tahu itu dimana. Langit saat itu kupastikan siang hari, tetapi aku tak bisa melihat jelas, seperti kabut. Ya, tepatnya seperti film silent hill. Berkabut.

Aku pun menoleh kebelakang, karena seingatku, teman-temanku tadi ada dibelakangku. Akupun terkejut, ternyata tidak ada satupun teman-temanku dibelakangku. Ya, aku sendirian ditengah tanah lapang yang luas. Ada perasaan takut dalam diriku. Tapi, aku harus pulang. Jalan menuju pulangku adalah didepanku. Bagaimana pun aku harus kembali kerumahku.

Lalu, saat aku ingin melangkah kedepan, tiba-tiba ada yang memanggilku. Beberapa orang memanggilku. Ternyata anak-anak dengan berwajah polos serta beberapa lagi sepertinya orang dewasa. Melambai-lambai kearahku sambil memanggil ku agar aku jangan melangkah kedepan, agar aku datang ke mereka.

Kulihat mereka ada di mesjid, aku lupa, entah itu mesjid atau musholla, tetapi yang jelas itu tempat sholat. Mereka semua rata-rata memakai baju putih. Aku tak kenal mereka semua. Tapi mereka berusaha meyakinkan aku bahwa aku harus datang ke mereka. Ini seperti aku disudutkan diantara dua pilihan.

Aku bertekad tetap ingin melangkah kedepan,yaitu arah dimana rumahku. Tetapi ada rasa kecut dalam diriku. Beberapa meter didepanku adalah tanah kuburan. Kuburan yang sangat sepi. Dengan cuaca yang berkabut tadi membuatku kecut untuk melewati lingkungan itu dengan sendirian. Ditambah lagi, aku harus melewati pohon-pohon besar setelahnya.

Aku toleh lagi kebelakang, mereka masih mencoba memanggilku. Sebagian dari mereka berteriak "jangan kesitu, itu bahaya..jangan lewat situ..sini aja, cepatan sini aja". Aku pastikan itu suara anak-anak kecil yang polos itu.

Akhirnya kuputuskan untuk berbalik arah, yaitu kearah anak-anak dan beberapa orang dewasa yang melambai-lambaikan tangan, yang lengkap memakai baju putih terusan. Entah kenapa bulu kudu mendadak merinding setengah mati. Aku lari sekencang-kencangnya menuju mereka yang memanggilku.

Akhirnya ku sampai juga di masjid itu. Ya, seperti sebelumnya, yang tiba-tiba temanku hilang mendadak. mereka pun yang memanggilku tiba-tiba juga raib, ketika kusampai dimasjid itu. Tapi aku cuek, dipikiranku setidaknya aku tidak merinding lagi.

Aku lihat sudah ramai orang bersiap-siap mau sholat. Aku ga tahu itu sholat apa. Karena waktu pun aku tak tahu. Entah siang entah sore. Tapi yang jelas bukan malam. Akupun mengambil wudhu. Tiba-tiba ada yang memanggilku "Yat...yat...bangun nak, sudah mau subuh. Wudhu sana". Ternyata suara ayahku memanggilku. Ah ternyata tadi semua itu cuma mimpi.

"Kamu tadi tumben susah dibanguninnya? kamu tidur malam lagi ? atau badanmu kambuh lagi ya, kaku lagi ya ? kalau engga kuat kekamar mandi, tayamum aja ya", lalu ayahku memastikan aku sudah bangun. Dan akupun sambil mengucek-ucek mata sebentar.

 

Ditumpuk didalam berkas : Misteri
Yang berkomentar (4)
Setiap komentar yang tampil adalah hasil dari persetujuan Admin

Komentar untuk "Diantara Dua Pilihan"

rina
17-01-2015 20:38

kolom cerita misteri perlu dihapuskan..karena menggangu ketertiban umum..-sekian

Komentar via web

Balas
Danni Moring
19-01-2015 01:13

hahaha

Komentar via web

Balas
Ila Rizky
13-05-2014 05:35

biasanya sih kalo mimpi gitu, karena kepikiran sesuatu atau badan kecapekan, kak. yang penting pas sebelum tidur baca doa aja, biar mimpi2nya ga aneh

Balas
Danni Moring
13-05-2014 05:47

mungkin kali ya....heheh cuma sekedar nulis cerita-cerita asal ila

Balas